CIMAHI, TRIBUN - Biasanya es cincau disajikan bersama dengan es serut, santan, dan gula cair pandan berwarna merah. Tapi di sekitar Alun-alun Kota Cimahi es cincau justru disajikan bersama es puter dan gula kawung cair.
Es krim cincau ini sebenarnya sudah dipopulerkan Agus (35) warga Jl Pojok Tengah RT 02/16 Setiamanah, Cimahi Tengah, sejak tiga tahun lalu. Tapi usaha ini lebih pesat berkembang di Purwakarta.
"Di Purwakarta ada 15 roda cincau es krim yang keliling tiap hari. Tiap minggu selalu ada pesanan buat resepsi pernikahan atau rapat instansi tertentu. Di Purwakarta malah pernah ditampilkan di pameran kuliner tradisional," jelas Abas (21) keponakan Agus yang juga penjual es krim cincau.
Menurut Abas, saat ini di seputaran Alun-alun Kota Cimahi dan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) baru ada delapan roda es krim cincau. Namun hampir setiap penjual es krim cincau berhenti, sajian cincau yang diberi topping es puter dan gula kawung cair ini, pasti selalu dirubungi konsumen. (rry)
http://jabar.tribunnews.com/read/artikel/25890/Es-Krim-Cincau-Kian-Diminati
Selasa, 11 Oktober 2011
Es Krim Cincau
Label: Kuliner
Diposting oleh Viking BSI Bandung di 11.13 0 komentar
Jumat, 29 Juli 2011
Cuanki
Cuanki, salah satu kuliner khas Bandung yang berkuah dan konsepnya seperti baso Malang. Baso sapi dan olahan-olahan tepung lainnya disiram dengan kuah gurih, kemudian ditaburi bawang goreng dan daun seledri yang sudah di iris halus.
Dalam satu mangkuk porsi cuanki biasanya terdiri dari dua baso sapi, satu tahu basah, satu siomay basah, satu siomay goreng, dan satu pangsit. Kemudian dipadukan dengan kuah gurih ikan, karena kuah cuanki memang dibuat dengan rebusan tulang ikan tengiri.
Akronim dari kata CUANKI itu sendiri adalah Cari Uang jalAN kaKI. Karena biasanya makanan khas ini dijajakan menggunakan tanggungan (dipikul) atau gerobak dorong. Tapi untuk sekarang Anda dapat menikmatinya di beberapa kedai di kota Bandung.
http://jadung.com/baso-siomay-batagor/cuanki.html
Label: Kuliner
Diposting oleh Viking BSI Bandung di 10.39 0 komentar
Siomay (Baso Tahu)
Siomai atau siomay adalah salah satu jenis dim sum. Dalam bahasa Mandarin, makanan ini disebut shaomai, sementara dalam bahasa Kanton disebut siu maai. Dalam dialek Beijing, makanan ini juga ditulis sebagai 燒麥, dan juga dibaca shaomai. Kulit siomai adalah serupa dengan kulit pangsit. Makanan ini konon berasal dari Mongolia Dalam.
Dalam masakan Indonesia terdapat berbagai jenis variasi siomai berdasarkan daging untuk isi, mulai dari siomai ikan tenggiri, ayam, udang, kepiting, atau campuran daging ayam dan udang. Bahan untuk isi dicampur dengan sagu atau tapioka. Siomai juga tidak lagi dibungkus dengan kulit dari tepung terigu.
Telur ayam dan sayuran seperti kentang, peria, dan kubis dengan isi atau tanpa isi juga dihidangkan di dalam satu piring bersama-sama siomai. Tahu bakso (tahu isi) juga termasuk ke dalam jenis siomai.
Siomai (siomai bandung) dihidangkan setelah disiram saus kacang yang dibuat dari kacang tanah yang dihaluskan dan diencerkan dengan air. Bumbu untuk saus kacang antara lain cabai, gula pasir, bawang putih, garam dapur, dan cuka atau jeruk limau. Sewaktu disajikan, siomai bisa diberi tambahan kecap manis, sambal botol, atau saus tomat.
http://id.wikipedia.org/wiki/Siomai
Label: Kuliner
Diposting oleh Viking BSI Bandung di 10.27 0 komentar
Senin, 25 Juli 2011
Cilok
Cilok (singkatan dari Aci di colok) adalah sebuah makanan rakyat khas Jawa Barat yang berasal dari Indonesia yang terbuat dati tepung Kanji (aci dalam bahasa sunda) yang kenyal dengan di tambahkan bumbu pelengkap seperti Saus Kacang, Cilok bentuknya bulat-bulat seperti bakso, hanya saja berbeda bahan dasarnya. Terdapat Telur atau cincang daging di dalamnya, karena terbuat dari bahan dasar tepung kanji maka cilok jika dimakan rasanya kenya. Kecap,dan Saus. Tak hanya disukai oleh anak-anak, pada zaman modern ini ternyata hapir semua orang menyukai cilok, seperti para mahasiswa dan orang tua.
rujukan : http://id.wikipedia.org/wiki/Cilok
Label: Kuliner
Diposting oleh Viking BSI Bandung di 11.07 0 komentar
Minggu, 19 Juni 2011
Tape Singkong / Peuyeum
Tape singkong / Peuyeum adalah tape yang dibuat dari singkong yang difermentasi. Makanan ini populer di Jawa dan dikenal di seluruh tempat, mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur. Di Jawa Barat, tape singkong dikenal sebagai peuyeum (bahasa Sunda).
Pembuatan tape melibatkan umbi singkong sebagai substrat dan ragi tape (Saccharomyces cerevisiae) yang dibalurkan pada umbi yang telah dkupas kulitnya. Ada dua teknik pembuatan yang menghasilkan tape biasa, yang basah dan lunak, dan tape kering, yang lebih legit dan dapat digantung tanpa mengalami kerusakan. Tape kering populer di daerah Priangan utara (Purwakarta dan Subang), dan dikenal sebagai buah tangan khas dari daerah ini (dikenal sebagai peuyeum gantung, karena diperdagangkan dengan digantung.).
Label: Kuliner
Diposting oleh Viking BSI Bandung di 12.30 0 komentar
Batagor
Batagor adalah makanan khas dari Bandung. Batagor adalah singkatan dari Baso Tahu goreng, dengan bahan dasar terbuat dari tahu putih yang diberi adonan ikan tenggiri, udang dan tapioka, disajikan panas-panas, dengan bumbu kacang yang sangat pedas dan kecap manis kental dan biasanya di berikan perasan jeruk nipis.
Awal-awalnya, penjualan batagor dimulai di daerah kopo oleh bapak Isan pada tahun 1973, sehingga terkenal dengan Batagor Isan, kemudian beberapa tahun kemudian pengusaha batagor ini semakin banyak, bahkan ada rumah makan yang khusus mengandalkan hidangannya adalah Batagor. Akhir akhir ini hampir di setiap tempat jajanan ( foodcourt ) tersedia batagor.
Label: Kuliner
Diposting oleh Viking BSI Bandung di 12.29 0 komentar
Misro
Misro merupakan makanan khas dari Jawa Barat. Terbuat dari parutan singkong yang bagian dalamnya diisi dengan gula merah kemudian digoreng, karena itulah dinamai Misro yang merupakan kependekan dari amis di jero (bahasa Sunda, artinya: manis di dalam). Bentuknya bulat. Makanan ini enak disantap saat hangat.
Label: Kuliner
Diposting oleh Viking BSI Bandung di 12.28 0 komentar
Comro
Comro atau combro merupakan makanan khas dari Jawa Barat. Comro terbuat dari parutan singkong yang dibentuk bulat atau lonjong yang bagian dalamnya diisi dengan sambal oncom kemudian digoreng, karena itulah dinamai comro yang merupakan kependekan dari oncom di jero (bahasa Sunda, artinya: oncom di dalam). Makanan ini lebih enak disantap saat masih hangat.
Label: Kuliner
Diposting oleh Viking BSI Bandung di 12.28 0 komentar
Cendol
Cendol merupakan minuman khas Indonesia yang terbuat dari tepung beras, disajikan dengan es parut serta gula merah cair dan santan. Rasa minuman ini manis dan gurih. Di daerah Sunda minuman ini dikenal dengan nama cendol sedangkan di Jawa Tengah dikenal dengan nama es dawet.
Tepung beras diolah dengan diberi pewarna berwarna hijau dan di cetak melalui saringan khusus, sehingga berbentuk buliran. Pewarna yang digunakan awalnya adalah pewarna alami dari daun pandan, namun saat ini telah digunakan pewarna makanan buatan. Di Sunda cendol dibuat dengan cara mengayak kukusan tepung beras yang diwarnai dengan daun suji dengan ayakan sehingga diperoleh bentuk bulat lonjong yang lancip di ujungnya. Di Sunda minum cendol disebut nyendol.
Minuman ini biasanya disajikan sebagai pencuci mulut atau sebagai makanan selingan. Sesuai disajikan disiang hari.
Label: Kuliner
Diposting oleh Viking BSI Bandung di 12.27 0 komentar
Cimol
Cimol adalah makanan ringan yang dibuat dari tepung kanji. Cimol berasal dari kata (Bahasa Sunda aci digemol), yang artinya tepung kanji dibuat bulat-bulat.
Cimol biasanya dijual di pinggir jalan. Cara membuatnya, adonan tepung kanji dibuat bulat-bulat, kemudian digoreng. Biasanya, cimol dimakan dengan bumbu-bumbu tambahan (istilahnya semacam seasoning). Kalau digigit, rasanya memang agak kenyal-kenyal. Paling enak jika dimakan hangat-hangat.
Label: Kuliner
Diposting oleh Viking BSI Bandung di 12.25 0 komentar